B. Indonesia Kunang-kunang merupakan sejenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terliba saat malam hari. Cahaya ini dihasilkan dari "sinar dingin" yang tidak mengandung ultraviolet maup sinar inframerah. Terdapat lebih dari 2.000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis di dunia Habitat kunang-kunang ada di tempat-tempat lembap, seperti rawa-rawa dan daerah yang dipenuhi pepohonan. Kunang-kunang bertelur pada saat hari gelap, telur-telurnya yang berjumlah antara 100 dan 500 butir dan diletakkan di tanah, ranting, rumput, di tempat berlumut atau di bawah dedaunan Perkuburan yang tanahnya relatif gembur dan tidak banyak terganggu merupakan lokasi ideal untuk bertelur kunang-kunang. Pada umumnya, kunang-kunang akan keluar pada malam hari, namun ada juga kunang-kunang yang beraktivitas di siang hari. Mereka yang keluar siang hari ini umumnya tidak mengeluarkan cahaya, seperti serangga pada umumnya. Badan kunang-kunang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu kepala, torax, dan perut (abdomen). Serangga bercangkang keras (exoskeleton) untuk menutupi tubuhnya. Panjang badannya sekitar 2 cm. Hampir seluruh bagian tubuh kunang-kuning berwarna gelap dan berwarna titik merah pada bagian penutup kepala. Warna kuning pada bagian penutup sayap, bermata majemuk, dan berkaki enam. Jenis kunang-kunang beragam. Pemeliharam kunang-kunang dapat dilakukan dengan penangkaran. Menurut sejarah asalnya, kunang-kunang berasa dari daratan Cina. Makanan kunang-kunang adalah cairan tumbuhan, siput-siputan kecil, serangga, atau cacing Bahkan kunang-kunang memangsa jenisnya sendiri. Kunang-kunang betina sengaja berkelap-kelip seolah mengundang jenis pejantan. Setelah pejantari mendekat, sang betina memangsanya. Makan bagi hewan penting untuk pertumbuhan, dengan makanan pertumbuhan akan maksimal. Asupan y maksimal dapat memberikan kebugaran bagi makhluk hidup. Cahaya yang dikeluarkan oleh kunang-kunang tidak berbahaya, malah tidak mengandung ultraviolet dan inframerah. Cahaya ini dipergunakan kunang-kunang untuk memberi peringatan kepad pemangsa bahwa kunang-kunang tidak enak dimakan dan untuk menarik pasangannya, Keahlia mempertontonkan cahaya tidak hanya dimiliki oleh kunang-kunang dewasa, bahkan larva. Kunang-kunang, salah satu jenis serangga unik. Spesies juga merupakan kekaya yang dianugerahkan kepada negara kita sebagai salah satu negara tropis.
1. Aspek yang dilaporkan pada teks tersebut adalah ....

A. deskripsi karakteristik hewan kunang-kunang

B. deskripsi keunikan hewan kunang-kunang

C. deskripsi kelemahan hewan kunang-kunang

D. deskripsi bahaya hewan kunang-kunang

E. deskripsi hewan kunang-kunang sebagai serangga

2.Teks tersebut termasuk jenis teks laporan hasil observasi sebab ....

A. menyajikan tema, tokoh dan, alur

B. menyatakan fakta-fakta langsung

C. mengungkap tokoh, alur, rangkaian peristiwa

D. memdukan rangkaian peristiwa dan tokoh

E. mengemukakan sejumlah fakta yang diperoleh melalui kegiatan pengamatan

3. Terdapat lebih dari 2.000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis di dunia. Arti kata ilmiah "spesies" dalam teks tersebut adalah ....

A jenis

D. kelompok

B. hidup

E. individu

C. berkembang biak

4.Teks laporan hasil observasi tersebut bersifat ....

A. fiksi, diksi dan universal

B. subjektif, global dan universal

C. promosi, fiksi, subjektif

D. fiksi, keilmuwan, dan berkarakter

E. objektif, global, dan universal​